Jumat, 07 Januari 2022

Jawaban Uas PLH


Nama : Eka Raudhatul Jannah

npm: 20178300047

Apa saja hal-hal kecil, sederhana, dan mudah yang bisa kita lakukan untuk membantu menyelamatkan lingkungan atau paling tidak mencegah kerusakan semakin parah. Inilah tujuh hal sederhana dan mudah yang bisa dicoba oleh setiap orang, kapan pun, dan di mana pun. Apa saja hal-hal kecil, sederhana, dan mudah yang bisa kita lakukan untuk membantu menyelamatkan lingkungan atau paling tidak mencegah kerusakan semakin parah. Inilah 5 hal sederhana dan mudah yang bisa dicoba oleh setiap orang, kapan pun, dan di mana pun.salah satuhya

1.      Hemat listrik

Hemat dalam konsumsi listrik menjadi salah satu tindakan bijak yang bisa kita lakukan dengan mudah. Meskipun sepele, menghemat listrik akan memberikan dampak yang terlihat besar terhadap lingkungan hidup, terutama di Indonesia. Pertama, Indonesia merupakan negara yang 'miskin' listrik. Dan yang kedua, 80 persen sumber energi listrik di Indonesia masih mengandalkan energi berbahan fosil, bukan   energi

2.      Hemat udara

Meskipun Indonesia menjadi negara dengan sumber daya air yang melimpah tetapi nyatanya belum mampu memanajen air secara baik. Hampir setiap musim penghujan, berkah udara justru menjadi musibah banjir sedangkan di musim kemarau menimbulkan musibah di berbagai daerah. Belum lagi ditambah dengan pencemaran air yang marak mulai dari sungai hingga laut. Cara menghemat air di rumah dan membuat sumur resapan serta membuat biopori, bisa menjadi sumber inspirasi untuk turut serta menyelamatkan lingkungan dengan jalan berhemat air

3.      Hemat kertas

Bahan utama pembuatan kertas adalah pohon. Dibutuhkan 1 batang pohon untuk membuat 15 rim kertas ukuran A4. Padahal hampir 70% bahan baku kertas diambil dari hutan. Dengan ilustrasi tersebut saja bisa kita lihat dampak bagi lingkungan kertas yang bisa kita berikan saat kita mau berhemat dalam pemakaian

4.      Menanam pohon

Pohon menyerap karbondioksida dan menghasilkan oksigen rata-rata 1,2 kg perhari/batang. Dan manusia membutuhkan oksigen untuk bernafas sebesar 0,5 kg perhari/orang. Pohon juga menyerap dan menyimpan air hujan untuk menghidari banjir dan digunakan sebagai air tanah, cadangan air hingga musim kemarau tiba. Pohon juga menjadi habitat bagi berbagai organisme yang membentuk keseimbangan alam dengan jaring-jaring makanannya. Berbagai manfaat pohon tersebut menempatkan kegiatan menanam pohon sebagai salah satu bentuk nyata dalam menyelamatkan lingkungan.

5.      Kurangi penggunaan bermotor

Kendaraan menjadi salah satu sumber pemberitaan udara terbesar. Di samping itu juga menjadi pemicu pemanasan global. Kendaraan bermotor di seluruh dunia diperkirakan menghasilkan emisi karbon hingga 2 miliar pertahun dan terus meningkat dari tahun ke tahun. Mengurangi kendaraan bermotor yang bisa dilakukan dengan menggunakan kendaraan non motor (seperti sepeda) saat jarak dekat, atau memilih moda transportasi umum (masal) saat jarak jauh.

Herbarium (#PLH KE 7 dan 9)

HERBARIUM DURIAN 

(Durio Zibethinus Murr)

Herbarium terdiri dari dua jenis, yaitu herbarium kering (tumbuhan diawetkan dengan cara dikeringkan) dan herbarium basah (tumbuhan diawetkan dengan cara disimpan dalam cairan/larutan pengawet).

Tahap-tahap pembuatan herbarium kering adalah sebagai berikut:

 Alat dan Bahan

1.  Daun durian kering     

2.  sterofom     

3.  Kertas karton     

4.  Gunting     

5.  Lem     

6. Lebih  manis     

7.  Tipe ganda/solatipe     

8.  Kertas Alquran     

9.  Spidol berwarna     

10.  Kertas skotlait 

11.  Parsel plastik 

3.2 Prosedur Percobaan

Cara pembuatan

1.  Daun yang akan dijadikan herbarium, kemudian dibungkus menggunakan kertas Alquran sekitar tujuh hari     

2.  Setelah daun mengering, kemudian kertas kerton di letakan di atas sterofom dan di rekatkan menggunakan double type    

3.   Sterofom yang telah dilapisi kertas kemudian daun yang disimpan di rekatkan pada permukaan karton     

4.  Setelah daun direkatkan , kemudian daun diberi keterangan berupa nama daun, dan manfaat daun     

5.  Setelah diberi keterangan kemudian diberi fariasi atau hiasan agar lebih menarik     

6.  Daun yang telah selesai dibuat sirangkai kemudian di lapisi dibungkus dengan menggunakan plastik parsel agar tidak rusak.


Rabu, 27 Oktober 2021

Sumber Daya Dalam (SDA) Desa Ragemanunggal Setu Bekasi (#PLH 4)

 



setiap aktivitas di muka bumi ini memerlukan Sumber Daya Alam (SDA). Hal tersebut membuat SDA selalu bersinggungan dengan kehidupan manusia. Kendati bisa dipergunakan atau dimanfaatkan, manusia juga punya tanggung jawab untuk melestarikannya. Pasalnya, tidak semua SDA bersifat kekal. Ada beberapa pengertian SDA, namun secara umum SDA bisa disimpulkan sebagai segala sesuatu yang bersumber dari alam yang bisa diambil dan dimanfaatkan karena memiliki nilai manfaat dan dipergunakan untuk keberlangsungan hidup manusia.

Manfaat Sumber Daya Alam

Secara umum, pemanfaatan SDA dalam kehidupan manusia dapat digunakan sebagai bahan makanan, bahan baku, dan penghasil energi.

Namun, bila dijabarkan, ada beragam jenis dan bentuk kebutuhan manusia yang terpenuhi lewat SDA. Melansir buku Indahnya Negeriku Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, SDA bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi dan bahan bakar, pembangkit listrik (minyak bumi dan sinar matahari), dan sebagai tempat tinggal, misalnya pepohonan. Juga, untuk menjaga keseimbangan alam, menyuplai oksigen, hingga menjadi cadangan devisa negara.

Jenis Sumber Daya Alam

Mengutip Kementerian Pendidikan,berdasarkan asalnya, SDA dibagi menjadi dua jenis, yakni Sumber Daya Alam Hayati yang berasal dari mahluk hidup dan Sumber Daya Alam Non-hayati yang bukan dari mahluk hidup.

 Sumber Daya Alam Hayati merupakan segala kekayaan alam yang bersumber dari mahluk hidup, baik dari hewan maupun tumbuhan. Adapun contohnya, yaitu ayam, kambing, sapi, hewan mikroba, padi, ubi, jagung, kapas, teh, kopi, kayu, ikan, dan sebagainya. Selain dimanfaatkan sebagai pangan, Sumber Daya Alam Hayati juga bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sandang atau pakaian, membangun, rumah, hingga sebagai bahan bakar.

Sementara Sumber Daya Alam Non-hayati adalah segala bentuk kekayaan alam yang dapat membantu kebelangsungan hidup manusia yang bukan berasal dari mahluk hidup. Beberapa contohnya, antara lain sinar matahari, air, tanah, udara, hasil tambang, minyak bumi, dan gas alam. SDA juga bisa dibagi berdasarkan sifatnya, yakni Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbarui, Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbarui, dan Sumber Daya Alam Kekal.

Sifat Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbarui yakni bisa dibuat atau dipulihkan kembali, dalam arti lain tidak akan habis. Adapun contohnya, yaitu tumbuhan, hewan, pepohonan, dan ikan.

Untuk Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbarui mengacu pada segala jenis kekayaan alam yang terbentuk oleh proses alamiah dan memerlukan jangka waktu yang lama. SDA dengan jenis ini suatu saat akan habis dan sulit atau tidak bisa dibuat atau dipulihkan kembali. Beberapa contohnya, antara lain gas alam, batu bara, dan minyak bumi. Sementara Sumber Daya Alam Kekal merujuk pada kekayaan alam yang kekal dan tidak akan pernah habis. Artinya, setiap mahluk hidup bisa terus menikmati manfaat dari kekayaan alam jenis ini.

Cara melestarikan sumber daya alam

       Melestarikan alam adalah prinsip dari mengelola sumber daya alam. Salah satunya adalah dengan cara pembangunan berkelanjutan.

.Prinsip-prinsip dari pembangunan berkelanjutan ini adalah:


1. Pemerataan
            Pemerataan ini dianggap mampu mengurangi kesenjangan di masyarakat serta meratakan akses yang sama bagi masyarakat. Sehingga, antara satu daerah dan yang lain harus mendapatkan pembangunan yang seimbang.


2. Ekonomi
            Selain meningkatkan kapasitas daya saing, prinsip ekonomi yang dimakasud di sini juga pembangunan infrastruktur dasarnya. Misalnya adalah perumahan, jalur, hingga infrastruktur informasi.


3. Energi
            Dalam aspek energi, penghematan energi merupakan cara yang sangat dianjurkan. Contoh dari penghematan energi adalah memanfaatkan sinar matahari sebagai pencahayaan alami, dan sebagainya.
4. Ekologi
            Dalam aspek ini, pemanfaatan lahan campuran semaksimal mungkin adalah salah satu strategi yang dapat dilakukan. Misalnya, membatasi pemekaran kota yang berlebihan, pengadaan banyak Ruang Terbuka Hijau (RTH).


5. Peran serta
            Peran serta yang dimaksud adalah pelaksaan pembangunan berkelanjutam yang melibatkan peran serta dari masyarakat.

Dan hasil wawancara saya dengan Kepala Desa Ragemanunggal Bapak Endi kalau jumlah penduduk di desa yang saya tinggal itu jumlahnya ada 2.300 jiwa penduduk dan mayoritas Sumber Daya Alam (SDA) nya di desa ragemanunggal itu masih memanfaatkan SDA hayati dan non hayati karena berkat SDA tersebut masyarakat terbantu dengan adanya SDA dan ditempat saya masih asri dan jauh dari polusi


 

 

Senin, 20 September 2021

Pengelolaan Lingkungan (#PLH 1)

AZAS-AZAS LINGKUNGAN

 

     Asas di dalam suatu ilmu yang sudah berkembang digunakan sebagai landasan yang kokohdan kuat untuk mendapatkan hasil, teori dan model seperti pada ilmu lingkungan. Untukmenyajikan asas dasar ini dilakukan dengan mengemukakan kerangka teorinya terlebihdahulu, kemudian setelah dipahami pola dan organisasi pemikirannya baru dikemukakanfakta-fakta yang mendukung dan didukung, sehingga asas-asas disini sebenarnyamerupakan satu kesatuan yang saling terkait dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain (sesuai dengan urutan logikanya).  Secara umum azas yang terdapat pada ilmu lingkungan terdapat 14 azas yang didalamnya mengenai kehidupan makhluk hidup, alam, energi, ekosistem maupun populasi, dll.

    Lingkungan merupakan tempat untuk melakukan aktifitas-aktifitas semua makhluk hidup. Makhluk hidup tidak memungkinkan hidup sendiri tanpa interaksi dengan lingkungan. Interaksi yang dilakukan terus menerus mengakibatkan  banyak perubahan-perubahan yang mempunyai efek negatif dan positif pada lingkungan. Permasahan perubahan akan teratasi ketika makaluk hidup sadar akan pembelajaran mengenai pengetahuan lingkungan. Pengetahuan lingkungan memiliki banyak pokok pembahasan. Banyaknya pokok pembahasan dirangkum dalam mata perkuliahan yaitu pengetahuan lingkungan. Didalam mata perkulliahan untuk pemahaman lebih lanjut maka perlu pembahasan mengenai  asas-asas pengetahuan lingkungan.

 

Asas – Asas Pengetahuan Lingkungan


ASAS 1

Menyatakan bahwa semua energi yang memasuki sebuah organisme, populasi, atau ekosistem yang dianggap sebagai energi tersimpan atau terlepaskan. Energi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lain, serta tidak dapat hilang, dihancurkan, maupun diciptakan.

ASAS 2

Menyatakan bahwa tidak ada sistem perubahan energi sangat efisien. Misalnya pada Hukum Termodinamika II yaitu “Semua sistem biologi kurang efisien, kecenderungan umum, energi berdegradasi ke dalam bentuk panas yang tidak balik dan beradiasi menuju angkasa.”

ASAS 3

Menyatakan bahwa materi, energi, ruang, waktu dan keanekaragaman, semuanya termasuk pada sumber alam.

ASAS 4

Menyatakan bahwa semua kategori sumber alam, jika pengadaannya telah maksimal, pengaruh unit kenaikannya sering menurun dengan penambahan sumber alam sampai ke tingkat maksimum.

ASAS 5

Menyatakan bahwa terdapat dua jenis sumber alam, yaitu sumber alam yang pengadaannya dapat merangsang penggunaan, dan tidak mempunyai daya rangsang penggunaan.

ASAS 6

Menyatakan bahwa Individu dan spesies yang mempunyai lebih banyak keturunan daripada saingannya, cenderung akan berhasil mengalahkan saingannya tersebut.

ASAS 7

Menyatakan bahwa kemantapan pada keanekaragaman suatu komunitas lebih tinggi di alam lingkungan yang mudah diramal.

ASAS 8

Menyatakan bahwa sebuah habitat dapat jenuh atau tidak oleh keanekaragaman takson. Hal tersebut bergantung kepada bagaimana nicia dalam lingkungan hidup dapat memisahkan takson.

ASAS 9

Menyatakan bahwa keanekaragaman komunitas apa saja sebanding dengan biomasa dibagi produktivitasnya. Terdapat hubungan antara biomasa, aliran energi, dan keanekaragaman dalam suatu sistem biologi.

ASAS 10

Menyatakan bahwa lingkungan yang stabil perbandingan antara biomasa dengan produktivitas dalam perjalanan waktu naik mencapai sebuah asimtot. Sistem biologi menjalani evoluasi yang mengarah pada peningkatan efisiensi penggunaan energi pada lingkungan fisik yang stabil.

ASAS 11

Menyatakan bahwa sistem yang telah mantap mengeksploitasi sistem yang belum mantap. Contohnya seperti pada hama tikus, serangga dari hutan rawa menyerang tanaman pertanian dilahan transmigran.

ASAS 12

Menyatakan bahwa kesempurnaan adaptasi suatu sifat atau tabiat tergantung kepada kepentingan relatifnya pada keadaan lingkungan.

ASAS 13

Menyatakan bahwa ingkungan yang secara fisik telah mantap memungkinkan terjadinya penimbunan keanekaragaman biologi pada ekosistem yang mantap, serta kemudian dapat menggalakkan kemantapan populasi lebih jauh.

ASAS 14

Menyatakan bahwa derajat pola keteraturan naik-turunnya populasi tergantung kepada jumlah keturunan dalam sejarah populasi sebelumnya yang akan mempengaruhi populasi tersebut.


Senin, 01 Juli 2019

MAKALAH PERSEGI PANJANG


BANGUN DATAR PERSEGI PANJANG
SIFAT, KELILING, LUAS DAN PENERAPAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI – HARI
Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah "ICT"




Dosen Pengampu :
Desi Bangkit, M.Pd.

Di susun oleh:
Eka Raudhatul Jannah  (20178300047)




JURUSAN MATEMATIKA
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU;

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN KUSUMA NEGARA JAKARTA 2019 



KATA PENGANTAR

      Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT, shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW, yang telah memberi nikmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah dengan judul “Bangun Datar Persegi Panjang Sifat, Keliling, Luas dan Penerapannya dalam Kehidupan sehari – hari”
     Terselesaikannya penyusunan makalah ini tidak lepas dari bimbingan dan dukungan dari semua pihak. Oleh karena itu perkenankanlah penulis mengucapkan terima kasih kepada Ibu Desi Bangkit, M.Pd, selaku dosen pengampu mata kuliah ICT program studi Matematika di STKIP Kusuma Negara Jakarta 
     Saya sangat menyadari keterbatasan pengalaman, pengetahuan, kemampuan dalam penyusunan makalah ini. Oleh karena itu, saran dan kritik yang bersifat membangun sangat diharapkan demi kesempurnaan penulisan di dalam karya – karya selanjutnya. Akhirnya penulis nerharap semoga makalah ini bermanfaat bagi pembaca khususnya. Amin.


                                                       Penulis


                                   

                          EKA RAUDHATUL JANNAH

                   






BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

    Dalam kehidupan sehari – hari sering kita jumpai bahkan tidak asing  dengan bangun datar yang ada di sekitar kita. Bangun datar tersebut sangat erat berhubungan dengan pembelajaran matematika. Banyak sekali bangun datar antara lain : persegi, persegi panjang, segitiga, belah ketupat, layang – layang, jajar genjang, linggkaran dan trapesium. Bangun datar terdiri dari berbagai sisi. Bangun datar mempunyai bentuk yang berbeda dari segi maupun sudut. Dalam makalah ini yang akan kita bahas mengenai persegi panjang. Adapun hal yang berkaitan dengan persegi panjang antara lain : sifat, rumus luas, rumus keliling dan penerapan dalam kehidupan sehari – hari. Oleh karena itu penting bagi kita untuk mempelajari berbagai macam bangun datar. Dengan harapan dapat memberikan manfaat bagi pembaca dan khususnya bagi penulis.

B. Rumusan Masalah
  1. Apakah pengertian persegi panjang?
  2. Bagaimana sifat-sifat persegi panjang?
  3. Bagaimana cara menghitng keiling dan luas persegi panjang?
  4. Bagaimana penerapan persegi panjang dalam kehidupan sehari – hari ?

C. Tujuan Pembahasan
  1. Untuk mengetahui pengertian persegi panjang
  2. Untuk mengetahui sifat – sifat persegi panjang
  3. Untuk mengetahui cara menghitung keliling dan luas persegi panjang
  4. Untuk mengetahui penerapan persegi panjang dalam kehidupan sehari – hari


BAB II PEMBAHASAN

A. Pengertian Persegi Panjang
    Persegi panjang adalah bangun datar segi empat yang memiliki dua pasang sisi sejajar dan memiliki empat sudut siku-siku.


Pada gambar bangun persegi panjangdi atas terlihat bahwa sisi AB sejajar dengan sisi DC dan sisi AD sejajar dengan BC. Sisi AB dan sisi DC saling berhadapan,sisi AD dan sisi BC juga saling berhadapan dan <A , <B, <C, dan <D adalah siku-siku.

B. Sifat – sifat Persegi Panjang
Mempunyai empat sisi, dengan sepasang sisi yang berhadapan sama panjang dan sejajar.
Keempat sudutnya sama besar dan merupakan sudut sikusiku (900).
Kedua diagonalnya sama panjang dan berpotongan membagi dua sama besar.
Mempunyai 2 simetri lipat, dan 2 sumbu simetri putar.
Dijelaskan melalui gambar berikut :



  • Pada persegi panjang ABCD sisi-sisi yang berhadapan  adalah sejajar. (AB//CD,danAD//BC)
  •   Pada persegi panjang ABCD,sisi-sisi yang berhadapan adalah sama panjang.
  • `    (AB=CD,dan AD=BC)
  • Pada persegi panjang ABCD,sudut-sudut yang berhadapan adalah sama besar.
  • Pada persegi panjang ABCD,diagonal-diagonalnya saling membagi dua sama.
  • (AC dan BD berpotongan di tengah-tengah)
  •   Pada pesegi panjangABCD keempat sudutnya sama besar.
  •  Pada persegi panjang ABCD, keempat sudutnya adalah sudut-sudut siku-siku. (<A,<B,<C,dan <D adalah sudut siku-siku)
  • Pada persegi panjang ABCD, diagonal-diagonalnya sama panjang. (AC=BD)

C. Keliling dan Luas Persegi panjang
  1. Keliling persegi panjang  
Keliling persegi panjang adalah jumlah dari seluruh rusuk – rusuknya. 2 buah rusuk panjang dan 2 buah rusuk lebar.
Jadi, keliling persegi panjang :
Keliling       = p + p + l + l
                    = 2p + 2l
                    = 2 (p+l)

Contoh soal :
Suatu persegi panjang mempunyai panjang 15 cm dan lebar 6 cm, tentukan kelilingnya ?
Jawab :
Diketahui : p = 15 cm
                   l  = 6 cm
Ditanya    : k = … ?
Jawab       : k = 2 (p+l)
                      = 2 (15 cm +6 cm)
                      = 2 x 21cm
                      = 42 cm
      2. Luas Persegi Panjang 
Luas persegi panjang adalah bidang yang ada di dalam bangun persegi panjang.
Jadi, luas persegi panjang :
Luas     = p x l

Contoh soal :
Suatu persegi panjang mempunyai panjang 8 cm dan lebar 5 cm, tentukan luasnya ?
Jawab :
Diketahui : p = 8 cm dan l = 5 cm
Ditanya    : L… ?
Jawab       : L = p x l
                      = 8 cm x 5 cm
                      = 40 cm 2

D. Penerapan persegi Panjang dalam Kehidupan Sehari – hari
Dalam kehidupan kita sehari – hari banyak sekali yang kita temui benda – benda yang berbentuk seperti bangun persegi panjang. Seperti papan tulis, buku, pintu, permukaan meja, jendela dan lain – lain. Dengan mengetahui rumus keliling dan luas benda – benda yang berbentuk persegi panjang tersebut. Di bawah ini ada contoh gambar benda yang berbentuk persegi panjang :




Contoh dalam penerapan sehari – hari :
1. Pak tani mempunyai sebidang tanah yang berbentuk persegi panjang. Tanah ini memiliki luas 200 . Dan panjangnya 20 m. berapa lebar tanah tersebut ?
Jawab :
Diketahui : L = 200
                   p = 20 m
Ditanya    : l…?
Jawab       :  L = p x l
                 200 = 20 x l
                      l =200/20 = 10 m
Jadi, lebar tanah Pak Tani tersebut 10 m

2. Seorang petani mempunyai sebidang tanah yang luasnya 432 m2. Jika tanah tersebut berukuran panjang 24 m, tentukan
a. lebar tanah tersebut,
Jawab:
misalkan luas = L, panjang = p dan lebar = l, maka
a. lebar tanah tersebut dapat dicari dengan persamaan:
L = p x l
432 m2 = 24 m x l
           l = 432 m2/24 m
            l = 18 m




BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa :
  • Persegi panjang adalah bangun datar segi empat yang memiliki dua pasang sisi sejajar dan memiliki empat sudut siku-siku.
  • Sifat – sifat persegi panjang :
  • Mempunyai empat sisi, dengan sepasang sisi yang berhadapan sama panjang dan sejajar.
  • Keempat sudutnya sama besar dan merupakan sudut sikusiku (900).
  • Kedua diagonalnya sama panjang dan berpotongan membagi dua sama besar.
  • Mempunyai 2 simetri lipat, dan 2 sumbu simetri putar.
  • Keliling persegi panjang = 2 (p x l)
  • Luas persegi panjang = p x l




DAFTAR PUSTAKA

Mulyana, AZ. Tip dan Trik Berhitung Supercepat Dengan Konsep Rahasia Matematika,   Surabaya. Agung Media Mulya.2003
http://id.wikipedia.org/wiki/persegi-panjang
http://mafia.mafiaol.com/2013/03/contoh-soal-dan-pembahasan-keliling-dan_20.html